
BuGem Message September 2020

Shalom saudara-saudara semua, salam sehat, bahagia, diberkati dan intim selalu bersamaNya
Minggu ini kita memasuki tema buah Roh ke-7 = KESETIAAN, Amsal 3:3-4 “Kalungkanlah selalu SETIA itu pada leher dan loh hatimu!”
SETIA kepada siapa saja?
- Kepada Tuhan, yang sudah mengangkat kita dari gelap kepada Terang, membebaskan kita dari dosa. Jangan sampai berubah setia kepada “tuhan yang lain”, itu akan sangat merugikan kita sendiri, karena nanti hidup kita tidak akan dapatkan berkatNya yang kekal buat kita
- Kepada keluarga, suami terhadap istri, istri terhadap suami, anak-anak terhadap orang tua. Keluarga dibangun dari dasar SETIA, maka kalau salah satu pihak berubah setianya, rontoklah tiang-tiang keluarga itu
- Kepada bangsa dan negara, kita lahir dan dibesarkan di sebuah negara, apapun yang terjadi disitu kita ikut bertanggung jawab, doakan dan mintakan berkat Tuhan atas negara kita NKRI, jangan sekali-kali mengutuki dan berkata-kata yang jelek atas negara kita.
Yeremia 29:7, tempat/daerah/negara dimana kita ditempatkan Tuhan itu menjadi tanggung jawab kita untuk menjadikannya SEJAHTERA, AMAN, DIBERKATI lewat doa dan kata-kata kita yang positif.
Kesatuan Hati dalam Kebersamaan

Mazmur 133:1-3
Salah satu kunci untuk mengalami promosi dari Tuhan adalah kemauan dan kesiapan untuk bekerjasama. Bekerjasama di sini tentunya bukan berarti kompromi atas sesuatu yang tidak baik, tetapi bekerja sama untuk membangun sesuatu yang baik.
Setiap kerjasama membutuhkan kesadaran dan pengertian, bahwa setiap individu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Artinya kita tidak dapat berdiri sendiri. Kesatuan hati dan kebersamaan adalah saling melengkapi satu sama lain demi kemuliaan nama Tuhan. Manfaat kesatuan hati dan kebersamaan :






