Jangan Tunda Melakukan Kebaikan

MAZMUR 34:15

 

Ada sebuah cerita: seandainya Tuhan memberi sebuah tugas kepada kita yaitu membawa keong jalan-jalan, pasti kita tak dapat jalan terlalu cepat. Walau keong sudah berusaha keras merangkak, hanya beralih sedemikian sedikit.

Ketika didesak, dihardik atau dimarahi, keong hanya memandang dengan pandangan meminta maaf, seolah ia berkata, aku sudah berusaha dengan segenap tenaga. Saat kita menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong akan terluka, dengan mengucurkan keringat dan nafas ter-sengal-sengal ia merangkak ke depan.

Jemaat Tuhan dengan sedikit kesal kita akan bertanya, Ya Tuhan, mengapa ini harus kualami, tiba-tiba terasa langit sunyi senyap, keong merangkak di depan. Dengan kesal kita ikut di belakang, pelankan langkah dan tenangkan hati, tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.

Merasakan hembusan sepoi angin malam demikian lembut, mendengar kicau burung, dengung cacing dan langit penuh bintang cemerlang. Mengapa dulu tidak merasakan semua ini? Kita telah salah menduga, ternyata Tuhan meminta keong menuntun jalan-jalan agar kita dapat memahami dan merasakan keindahan taman saat berjalan sendiri dengan langkah cepat.

Di dalam kehidupan ini, sering kita tidak pernah mengerti kehendak Tuhan, kita sering menyalahkan dan merasa paling benar.

Inilah beberapa hikmat dari cerita di atas:

1.     Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, berusahalah memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu, karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.

2.     Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya, karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.

3.     Bersyukur kepada orang yang menolongmu, karena ia mengubah hidupmu.

4.     Saat bertemu orang yang pernah kau benci atau orang yang mengecewakanmu, sapalah dengan tersenyum dan berbincanglah baik-baik, karena ia yang membuatmu semakin teguh dan kuat serta belajar memahami dunia ini.

JANGAN MENUNDA KEBAIKAN SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN

Sebab waktu akan meninggalkan kita, entah kita berbuat baik atau tidak. Jangan pernah hilang kesempatan untuk melakukan yang terbaik di dalam hidupmu, dengan menyatakan kasih kepada keluarga dan orang yang kita kasihi.

 

Pdp. Jonatan Talan