Bersungguh – Sungguh Dalam Tuhan

Ayat Nats:

Hosea 6:3a “Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan”

Kita tahu bahwa 2017 adalah Tahun Mujizat Penuaian, dan perlu diingat bahwa mujizat itu dikerjakan oleh Allah sendiri, dan mujizat itu juga dapat diperoleh bagi pribadi-pribadi yang sungguh-sungguh dalam Tuhan.

Semua orang pasti tahu bahwa kunci meraih keberhasilan adalah kerja keras dan kesungguhan, mustahil kita meraih semua yang kita impikan jika kita hanya berpangku tangan dan tidak melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh.

Jika sampai hari ini kita masih juga belum mampu mencapai segala yang diimpikan, mungkin yang menjadi salah satu faktor kegagalannya adalah kita kurang bersungguh-sungguh. Jangan sekali-kali mengkambing-hitamkan orang lain sebagai penyebab kegagalan, tetapi biarlah kita belajar mengevaluasi diri dan membuat sebuah perubahan.

Sebagus dan secemerlang apapun rencana dan ide yang ada di otak kita, apabila tidak disertai dengan tindakan yang sungguh untuk mewujudkannya, maka semuanya hanya tinggal angan-angan dan tidak pernah menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Begitu juga dalam bekerja, study, beribadah, berdoa dan melayani pekerjaan Tuhan, jika tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh maka hasilnya pun tidak akan maksimal.

Bersungguh-sungguh berarti melakukan dengan segenap hati, pikiran, tenaga, kemampuan, serta penuh tanggung jawab; bersungguh-sungguh berarti tekun, setia, disiplin, dan tidak mudah menyerah pada keadaan.

Tuhan menghendaki anak-anakNya memiliki kehidupan yang diatas rata-rata supaya keberadaannya benar-benar berdampak bagi dunia. Tetapi jika kita melakukan sesuatu dengan asal-asalan, setengah-setengah, semau gue, ceroboh, ogah-ogahan dan bermalas-malasan, “APA KATA DUNIA?

Ingin diberkati Tuhan, ingin dipakai Tuhan guna tujuan yang mulia? Kerjakan segala sesuatu yang dipercayakan Tuhan kepada kita dengan sungguh-sungguh.

Ingin menuai, maka bersungguh-sungguhlah dalam melayani Tuhan (pakai hati dong).

Akhir kata, Tuhan memberkati kita semua, maka pasti Mujizat Penuaian menjadi bagian kita. Amin.

 

Pdp. Jonatan Talan / James B