Persiapkan Gadis-Gadis Bijaksana

VISI COOL POGE TAHUN 2016

 

Pesan yang saya dapat di tahun ini :

Memasuki tahun 2016 yang ada di hati saya dan sudah sering saya sampaikan kepada gembala COOL maupun teman-teman gereja yang saya temui adalah “Jangan lupa mati” artinya hitunglah hari-hari kita agar kita dapat bertindak bijaksana, Maz 90:12.

Dan “Persiapkan Gadis-Gadis Bijaksana” untuk antisipasi pengangkatan gereja Tuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Kata-kata ini juga sering saya ucapkan kepada orang-orang lain yang saya temui bila sedang terjadi dialog atau sharing tentang hal-hal rohani. Saya tidak mengerti mengapa kata itu selalu ada di hati saya tetapi orang yang pernah mendengar kata ini dan sekarang telah pulang ke rumah Bapa adalah gembala cool Poris/pengerja GBI PoGe yang baik hati dan sangat setia yaitu saudara kita Pdp.Yohanes Maruhawa. Semuanya seperti bermimpi. Berjaga-jagalah sebab kematian pasti terjadi kepada siapapun dan kapanpun dan kedatangan Tuhan bisa terjadi seperti kilat. Perlu kita ketahui kehidupan di  alam kekekalan lebih nyata dari kehidupan dibumi ini, Jangan sampai kita salah tempat saudaraku.Bp. Denny Christian dari cool BOT berkata ketika orang mati di  kubur dalam tanah maka saat itu terputuslah hubungannya dengan bumi, saat ia berada sendirian di dalam kubur masih berhargakah sakit hati? masih berhargakah dendam dan hal-hal negative lainnya yang suka sekali kita menyimpannya?. Efesus 5:17 berkata, Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Mat 25:13 ,Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.

 

 

Pesan buat Gadis-Gadis Bijaksana :

1.      Jaga PELITA atau hidup kita jangan sampai rusak dan akhirnya tidak bisa di pakai. Akhir-akhir ini Ibu Gembala kita Ibu Rachel Herawati berpesan Jaga kekudusan atau hiduplah dalam kekudusan. Ibrani 12:14, Berusahalah hidup damai dengan semua orang  dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

 

2.      Jaga MINYAK atau jaga urapanNya yang ada pada kita, semua itu didapat dari keintiman atau hubungan pribadimu bersamaNya. Urapan adalah kemampuan spiritual atau kuasa dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan yang dipercayakan olehNya. Mat 26:40, Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku. (Perbanyaklah doa-doa pribadi karena itu adalah tanda ketergantungan kita kepadaNya agar Tuhan tidak bertanya kepada kita seperti kepada Petrus.

 

3.      Jaga API atau semangat kita biarlah tetap menyala-nyala dan menjadi terang bagi orang lain, melalui hidup dan perbuatan kita. Kalau semangat kita atau api kita sudah mulai redup itu artinya kita sudah mulai masuk di kumpulan gadis-gadis bodoh dan tidak layak menyambut mempelai. Semangatlah dan tetaplah dekat dengan gembala Pembina kita dalam visi-misinya dan tetaplah dekat dengan gembala-gembala dibawahnya  dalam jalur percepatan. Waktu sudah sangat singkat,Semangatlah beribadah baik ibadah raya, COOL maupun berbagai pelayanan. Gereja masih butuh pelayan-pelayan Tuhan masuklah dan terlibatlah sesuai dengan talenta yang Tuhan beri dan belajarlah lewat COOL-COOL yang ada. Roma 12:11, Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Luk 12:35, "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

Penutup

Saat saya kotbah tentang “Persiapkan Gadis-Gadis Bijaksana” di lading misi Temanggung Pdm. Frenky Gembala GBI Angkasa Pura mendapat pengertian bahwa perumpamaan tentang 5 gadis bodoh dan lima gadis bijaksana itu terjadi pada malam hari atau pada hari gelap. Firman Tuhan berkata, Yes 60:2, Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi,  dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Dengan menjadi gadis-gadis bijaksana kita bisa bercahaya atau menjadi terang dalam kegelapan karena mempelai datang pada malam hari atau pada saat kegelapan sedang menutupi bangsa-bangsa atau pada saat bumi mengalami masalah atau goncangan. Mari gadis-gadis bijaksana tahun ini  adalah tahun Pembebasan Seutuhnya, Biarlah pelita kita tetap terawat, Api kita tetap menyala dan persediaan minyak kita tetap ada. Tidak perduli anda sudah jadi orang Kristen puluhan tahun atau sarjana teologia atau pengkotbah terkenal sekalipun kalau anda kehabisan minyak maka lampu anda mati dan pada saat itu anda akan jatuh dalam kegelapan. Untuk itu betapa pentingnya minyak agar api terus menyala-nyala dalam kegelapan atau terus berapi-api dalam kekacauan atau kegelapan dunia dan menjadi terang bagi diri sendiri dan bagi orang lain.

Selamat menjadi gadis-gadis bijaksana.

 

Tuhan Yesus memberkati.